Ini Sederet Penyebab Gigi Kuning

by -91 Views
Ilustrasi/Pixabay

KABARIBUKOTA.ID – Gigi bagian dalam tubuh yang cukup menarik perhatian disekitar kita, bahkan banyak yang rela untuk mengeluarkan uang hingga puluhan juta untuk membuat gigi terlihat putih dan sehat.

Namun bagaimana mengatasi gigi kuning? Tak hanya bisa menandakan gangguan kesehatan pada gigi, gigi kuning juga menyebabkan rasa percaya diri menurun hingga dapat mengganggu penampilan.

Karena adanya faktor genetik dan pertambahan usia, gigi kuning juga dapat terjadi akibat beberapa kondisi. Mulai dari gaya hidup, pengobatan medis yang sedang kamu jalankan, hingga tanda adanya gangguan kesehatan pada mulut dan gigi.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut sederet penyebab gigi yang menjadi kuning, antara lain:

1. Mengonsumsi jenis minuman tertentu

Sebaiknya waspada jika kamu sering mengonsumsi minuman atau makanan tertentu yang memiliki warna gelap dan pekat. Terlalu banyak mengonsumsi teh, kopi, wine merah, bahkan kecap asin nyatanya dapat menyebabkan warna pekat menempel pada gigi.

Melansir dari Diponegoro Medical Journal dengan judul The Effects of Coffee Brewing Methods on Discoloration, mengatakan bahwa kopi mengandung kromogenik, yaitu tanin yang berperan sebagai pengikat dan pemberi warna pada gigi.

Hal tersebut dapat menyebabkan perubahan warna gigi menjadi lebih kuning. Untuk mencegah gigi semakin menguning, sebaiknya batasi asupan minuman dan makanan dengan warna gelap. Tak hanya itu, kamu bisa berkumur dengan air putih untuk menghindari perubahan warna pada gigi.

2. Penggunaan tembakau

Jika kamu mengonsumsi tembakau, baik dalam bentuk asli maupun rokok, kebiasaan ini berisiko menyebabkan perubahan warna pada gigi. Hal ini karena adanya kandungan nikotin pada tembakau.

Penggunaan tembakau yang cukup lama membuat nikotin masuk ke dalam pori-pori. Kemudian, ketika terkena paparan oksigen, nikotin dalam pori-pori gigi dapat menyebabkan warna gigi menguning.

Hal ini terbukti dalam jurnal BMC Public Health dengan judul Smoking and Tooth Discolouration: Findings From a National Cross-Sectional Study. Penelitian menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko perubahan warna gigi lebih tinggi daripada yang bukan perokok.

3. Kurang menjaga kebersihan gigi

Kurangnya menjaga kebersihan gigi juga menjadi salah satu penyebab gigi menjadi kuning. Untuk itu, pastikan selalu menyikat gigi secara rutin sebanyak minimal dua kali dalam sehari. Kamu bisa menyikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur.

Jangan lupa untuk mengunjungi dokter spesialis gigi secara rutin setiap enam bulan sekali untuk mencegah kerusakan gigi semakin parah.

4. Mengidap penyakit tertentu

Beberapa penyakit dapat menyebabkan gangguan pada enamel hingga dentin. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi.

Selain adanya gangguan pada mulut dan gigi, ada berbagai risiko lainnya yang dapat menyebabkan perubahan pada warna gigi, seperti kekurangan kalsium, gangguan metabolisme, gangguan makan, gangguan hati, hingga penyakit celiac.

5. Pengobatan tertentu

Penggunaan obat-obatan untuk pengobatan penyakit tertentu juga dapat menyebabkan gigi menguning. Penggunaan antibiotik dalam jangka waktu yang panjang bisa memicu perubahan warna pada gigi.

Tak hanya itu, penggunaan obat kumur yang mengandung klorheksidin dan cetylpyridinium klorida juga dapat menyebabkan gigi menjadi kuning. Menjalani kemoterapi untuk pengobatan kanker juga bisa memicu perubahan warna pada gigi.

6. Cedera

Mengalami cedera sewaktu kecil dapat menyebabkan gangguan pembentukan enamel pada masa pertumbuhan. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko perubahan warna gigi setelah anak bertumbuh dewasa.

7. Penggunaan fluoride berlebihan

Menggosok gigi menggunakan pasta gigi yang berfluoride memang menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan gigi. Namun, penggunaan fluoride berlebihan juga dapat meningkatkan risiko gigi menjadi kuning.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.